Beranda | Artikel
Rahasia Besar untuk Mendapatkan Cinta Allah Melalui Jalur Rasulullah – Syaikh Saad Al-Khatslan
9 jam lalu

Berdasarkan firman Allah Ta’ala: “Katakanlah (Muhammad), ‘Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu…`” (QS. Ali ‘Imran: 31).

Yakni, tanda bahwa Allah ‘Azza wa Jalla mencintai seorang hamba adalah kesediaan hamba tersebut untuk mengikuti Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ayat ini diturunkan berkenaan dengan suatu kaum yang mengaku mencintai Allah. Maka, Allah ingin menjadikan ucapan mereka memiliki bukti nyata dalam amal perbuatan, sehingga Allah menurunkan ayat ini. “Katakanlah (wahai Muhammad), ‘Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu…`”

Setiap orang bisa saja mengklaim bahwa ia mencintai Allah. Namun, bukti kebenaran cinta kepada Allah tersebut adalah dengan mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Adapun orang yang mengaku mencintai Allah, tetapi ia tidak mengikuti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka ia tidak jujur. Ia tidak jujur dalam pengakuan cintanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Jadi, tanda ketulusan cinta kepada Allah ‘Azza wa Jalla adalah mengikuti Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sedangkan orang yang melalaikan kewajiban dan berani melakukan hal-hal haram, lalu ia mengklaim telah mencintai Allah, maka ia tidak tulus dalam rasa cintanya kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

Oleh karena itu, sebagian ulama menyebut ayat ini sebagai “Ayat Ujian” (Ayatul Mihnah). Ada kaum yang mengaku mencintai Allah, lalu mereka diuji dengan ayat ini.

=====

لِقَوْلِهِ تَعَالَى قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ

أَيْ عَلَامَةُ أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُحِبُّ الْعَبْدَ وَهُوَ اتِّبَاعُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

وَقَدْ نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ فِي قَوْمٍ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ يُحِبُّونَ اللَّهَ فَأَرَادَ اللَّهُ أَنْ يَجْعَلَ لِقَوْلِهِمْ تَصْدِيقًا مِنْ عَمَلٍ فَأَنْزَلَ هَذِهِ الْآيَةَ قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ

كُلٌّ يَدَّعِي أَنَّهُ يُحِبُّ اللَّهَ وَعَلَامَةُ صِدْقِ الْمَحَبَّةِ لِلَّهِ هُوَ اتِّبَاعُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

أَمَّا مَنْ يَدَّعِي أَنَّهُ يُحِبُّ اللَّهَ وَهُوَ لَمْ يَتَّبِعِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَهُوَ غَيْرُ صَادِقٍ غَيْرُ صَادِقٍ فِي مَحَبَّتِهِ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

إِذًا عَلَامَةُ صِدْقِ الْحُبِّ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ اتِّبَاعُ رَسُولِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّذِي يُفَرِّطُ فِي الْوَاجِبَاتِ وَيَتَجَرَّأُ عَلَى الْمُحَرَّمَاتِ ثُمَّ يَدَّعِي أَنَّهُ يُحِبُّ اللَّهَ هَذَا غَيْرُ صَادِقٍ فِي مَحَبَّتِهِ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

وَلِهَذَا سَمَّى بَعْضُ الْعُلَمَاءِ هَذِهِ الْآيَةَ آيَةَ الْمِحْنَةِ ادَّعَى قَوْمٌ مَحَبَّةَ اللَّهِ فَامْتُحِنُوا بِهَذِهِ الْآيَةِ


Artikel asli: https://nasehat.net/rahasia-besar-untuk-mendapatkan-cinta-allah-melalui-jalur-rasulullah-syaikh-saad-al-khatslan/